Apa lagi? apa lagi yang ku tunggu? bukankah seharusnya tidak ada lagi?
Aku tau, aku harusnya tidak berhenti lalu berbalik. Tapi katakan bagaimana caranya? jika tumpuanku pergi dan tujuanku menarik pada pusaran neraka duniawi, aku harus apa?
Pun sejauh ini memang bukan aku yang ia rindukan, tidak ada namaku selain tempat singgahnya itu. Harusnya aku sadar, sudah hampir mati pun Hyunjin tidak akan pernah datang kalau bukan nafsunya yang menyuruh.
Dan untukmu yang menenangkan hari kelamku, bisakah aku mengatakan kalau aku tengah merindu?
Aku merindu.
Rindu akan sosokmu yang ada dalam hidupku.