BELENGGU KIRANA


Lagi-lagi bentala memangku memori. Entah sudah hitungan ke berapa malam menjadi saksi waktu keduanya habis di bawah kaki-kaki indurasmi. Jalanan sepi penanda hari seolah membuat mereka menjadi pemilik bumi.

Mulanya dari mana saja keduanya tidak tau. Seakan tiba-tiba status musuh yang diagung-agungkan itu terkikis jauh. Yang awalnya terkoyak habis, berhasil melangkahi serumpunan daksa mati yang telah lama pergi.

Paras tajamnya selalu diartikan jika ia susah untuk disentuh. Bengis bak hewan buas karena sebutannya sebagai penguasa jalanan tercantum dalam tubuh. Nyatanya mereka yang tidak aku, dia hanya sosok kalbu yang perasaannya dikubur hidup-hidup sedari dulu.

Maka saat malam dirinya datang dengan perasaan kalah pada semesta; bahwa dia memang sudah jatuh padak sosok itu, Hyunjin dengan kesederhanaannya meminta pada dunia bawa kembali senyuman manis yang dia cinta. Sama saat pertama kali dia melihat