Senyuman mengembang di bibir si Labu manis kala dirinya merasa puas dengan tampilan barunya hari ini. Beanie yang ia pasangkan terlihat sangat cocok dengan rambut pink dan wajah manisnya itu. Sempurna.
Benar-benar menakjubkan.
“Jeje ga keliatan aneh, kan?”
“NGGAK!”
Changbin dan Ryujin yang menemani labu manis serentak membantah. Aneh darimana? tuan muda mereka malah lebih mirip seperti malaikat yang baru lahir.
“Prince cakep banget, udah manis banget kayak gulali pengen kakak makan rasanya.”
“Ih bukan gulali! Jeje pumpkin!”
Jeongin dan pumpkin. Mereka sudah terlampat melekat erat. Tidak lagi dua kata, melainkan satu kata yang memiliki arti yang sama.
Manis.
BRUG
“ARGHH!”