Terkadang aku bingung, rasa apa yang sedang singgah saat ini? nyatanya suatu asa yang tidak bisa kujabarkan dengan kata. Teriknya matahari di siang kala itu menyentuh belenggu yang sudah lelah. Berhenti. Aku ingin berhenti.
Aku ketakutan pada kabut yang tidak dapat menarik diriku sendiri. Menerjang tanpa belas kasih pada perasaan putus asa yang gilanya bukan main. Jatuh cinta. Rasa manis yang kutunggu saat itu malah membuatku rapuh —baiklah, aku berikan semua yang ku punya padamu.